“Api”
Cinta
adalah gerbang
Cinta
adalah jalan
Cinta
adalah bangunan
Cinta
adalah api
Cinta
adalah air
Cinta
adalah abstrak tapi nyata
Api
dari impianmu
Untuk
membakar penghalangmu
Untuk
bahan bakar impianmu
Untuk
menerangi impianmu
Api
akan memanaskan badanmu, jiwamu, otakmu semuanya untuk impianmu
Api
akan padam bila ada kebencian, karena cinta lawan dari kebencian
Untuk
kaya kau harus mencintai orang kaya
Untuk
pintar kau harus mencintai orang pintar
Untuk
berani kau harus mencintai sosok pemberani
Untuk
pelopor kau harus berjalan sendirian
Kau
tidak akan menjadi pintar bila lubuk hatimu masih menyimpan kebencian dengan
orang pintar, begitu pun semuanya. Karena cinta adalah kunci mendapatkan
Kecuali
Pelopor,
pencetus dan pendobrak
Mereka
harus berjalan sendirian
mewujudkan
impiannya sendirian
bersusah
payah sendirian
karena
mereka
tidak ingin impiannya ditunggangi oleh lawan dan diwujudkannya
meskipun
meskipun
begitu hati suci, rasa sosial harus tetap ada
adanya
kebencian dan kedengkian akan membunuh dirinya sendiri
27
Maret 2014, Rabu
“DIRIMU”
Aku
tahu
Kau
tidak menjadi dirimu sendirikan?
Aku
tahu
Kau
ragu-ragukan?
Aku
tahu
Kau
takut diperolok-olokkan?
Sampai
kapan kamu terus takut begini
Ingat
Pembunuhan
yang paling keji adalah pembunuhan karakter,, pembunuhan sikap, pembunuhan mental
Ingat
karakter kita adalah berani
Sikapmu
adalah kita adalah ramah
Mental
kita adalah mental pendobrak
Pendobrak
melakukan, mewujudkan sendirian
Apakah
kurang cukup contoh-contoh bertebaran di nusantara ini
Soekarno,
pram, Gus Dur dan megawati
Masih
banyak orang yang lebih hebat dari mereka, tetappi mereka tidak jadi apa-apa
Karena
meraka takut
Takut
kepada lawan
Takut
kepada teman
Tekut
kepada guru
Takut
kepada lingkungan
Dan
takut kepada diri sendiri
Lawanlah
arus
Kalahkan
dirimu sendiri
Kau
tidak akan hidup dua kali di dunia ini
Begitu
juga kesempatan ini
hanya
satu kali
kalahkan
dan lawan dirimu jangan biarkan orang lain menguasai dirimu bahkan memerankan
dirimu
keunikan,
kehebatan dan kemenangan adalah jadi diri sendiri
be
your self is the best
27
Maret 2014, Kamis
Karya
sastra ada dan tidak akan habis dimakan zaman
Meskipun
bermutu atau tidak sastra tidak mengenal itu
Yang
dikenal dalam sastra adalah rasa dan cinta
Sastrawan
ada karena rasa dan cinta
Bukan
karena tuntutan, pekerjaan ataupun paksaan
Sastrawan
akan tetap hidup dan hidup bila dia mengalir tanpa beban dan tekanan
Karyanya
akan dikenang dan dikaji oleh kolektor maupun kritikus
Tergantung
selera rasa
Rasa
kesederhanaan, rasa keberanian
Rasa
keagamaan, rasa ketabahan
Rasa
kepekaan, rasa masyarakat
Tetapi
itu semuanya akan musnah tanpa adanya kepenulisan
Untuk
sastra kau harus menulisnya, karena sastra bagian paling intim dariMU.
27
Maret 2014, Rabu