Kenangan memang tidak untuk
dilupakan, tetapi untuk di napak tilasi agar timbul rasa syukur. Meskipun napak
tilas dilakukan ketika kita punya kesempatan dan tidak merupakan agenda wajib,
tetapi kebiasaan ini sangat membantu dalam mempererat silaturrahim dan menambah
wawasan. Banyak tokoh-tokoh besar nasional maupun internasional menggunakan
napak tilas untuk mempererat hubungan diplomatik.
Napak tilas sendiri berarti
mempunyai kesamaan arti dengan silaturrhim tetapi maknanya lebih luas dan
mengandung banyak perenungan. Napak tilas yang saya lakukan ketika saya
menyempatkan untuk datang ke acara tahunan yang dilaksanakan oleh tempat
belajar saya sama seperti santri-santri lainnya. Seperti ziaroh, sowan kepada
pak kiai, nyangkrok dengan teman-teman dan ditutup dengan melihat pengajian yang diadakan oleh pihak
yayasan.
Acara tahunan ini dinamakan
Al-Haflatul Kubro kepanjangan dari hari ulang tahun pondok dan pesantren. Acara
ini diadakan selama tiga hari, hari pertama dibuka dengan seribu rebana pada
malam hari. Hari kedua dilanjutkan dengan penampilan gebyar seni santri, siang
harinya ada sunatan masal dan donor darah kemudian malam harinya ditutup dengan
pengajian.
Pada pengajian kali ini, pihak
yayasan Bahrul Ulum mengundang habib luthfi dari pekalongan. Tetapi beliau
tidak hadir dan digantikan oleh habib jamal. Kenangan yang telah saya ukir
selama delapan tahun telah membekas di lautan hati. Meskipun lama tidak
melamunkanya, meskipun ombak dan agin terus menyerangnya mereka semua tidak
akan bisa menembusnya kerena kenangan bermakna tersebut sudah aku simpan di
dasar lautan hatiku. Jadi, siapa pun tidak akan mampu menghapuskannya, kecuali
atas kemauanku sendiri.
Sedikit ada rangkuman dari pengajian
yang saya dapatkan di acara Haflah tahun ini beserta ada penambahan tulisan
untuk menambah pemahaman.
K.H Irfan Sholeh
Pondok pesantren tambka beras usdah
ada sejak strategi dari prajurit diponegoro di rubah. Mengapa strategi ini di
rubah?. Menurut sumber yang saya dapatkan, pengeran diponegoro menerima suara
bathin bahwa perjuangan mereka harus di desentarlisasikan dan leih mengarah
kepada edukasi, tidak sentralisasi dan jalur peperangan seperti saat ini.
Singkat cerita, pada tahun antara 1825-1830 M di dusun tamkbakberas desa
tembakrejo kecamatan jombang kabupaten jombang lokasi saat ini, berdirilah
padepokan serba guna untuk mngajarkan ilmukedokteran, kanuragan, dan ilmu
keagamaan. Pondok inilah cikal bakal dari pondok besar yang berada di kawasan
jombang, seperti tambakberas, tebuireng dan denanyar. Embah syekhah itulah nama
dari pendiri padepokan tersebut. Seratus tahun kemudian mimpi pengeran
diponegoro tersampaikan dengan adanya pendirian organisasi kaum santri yang
diberi nama Nahdlatul Ulama.
Saat ini pondok pesanten Bahrul Ulum
(Tambakberas) dibentengi oleh empaat makam. Mengapa kok ada istilah di bentengi
tidak di batasi. Karena makam ini berfungsi sebagai benteng magis dan sekaligus
sumber kekuatan spiritual dari pondok tambak beras. Maka tidak heran kalau kiai
ifran sholeh pada kesempatan kali ini menyampaikan bahwa pondok Bahrul Ulum
akan tetap ada sampai kaimat datang dengan catatan makam empat tetap ada.
Makam empat adalah sebelah utara ada
makamnya embah syekhah, embah wahab dan masyayikh lainnya, karena makam utara
adalah makam pertama sekalligus lokasi pertama dari cikal bakal pondok Bahrul
Ulum. Sebelah selatan ada makamnya embah chamid beserta durriyahnya. Embah
chamid merupakan adik dari embah wahab Hasbullah. Sebelah timur ada makamnya
embah Usman. Beliau merupakan menantu dari embah syekhah sekaligus kakek dari embah
hasyim asy’ari. Sebelah tengah ada makamnya embah fattah hasyim. Beliau
merupakan pendiri dari madrasah MMA enam tahun bahrul ulum tambak beras.
“selama ada empat makam, saya yakin pondok
tambakberas akan tetap ada, sampai yaumul qiayamah. Amiin ALLAH humma aminn,”
ngendikani beliau. (EDIT...)
K.H Hasib Wahab
Keselamatan merupakan hal utama yang
di cari oleh manusia, baik di dunia dan di akherat. semua agama didunia
mempunyai amalan untuk menyelamatkan umatnya dari kecelakaan. Untuk saat ini,
khususnya di Indonesia. Selamat saja masih kurang, perlu ditambah lolos. Yaa...
lolos dari BUI. Asumsi ini khusus untuk pejabat dan pegiat parpol. “ngendikane
kiai hasi untuk mendoakan mbaknya yang saat ini sedang menjabat wakil bupati
jombang.”
Habib Jamal
1. Ilmu
ada dua macam, usfuri dan hakiki. Ciri-ciri ilmu usfuri adalah ilmunya
bertambah tetapi prilakunya tetap atau malah merosot. Orang yang mendapatkan
ilmu hakiki, ilmunya akan bertambah disertai semakin mulia ahlaknya.
2. Prilaku
umara tergantung dari prilaku ulama. Rusaknya ulama karena cinta dunia, termasuk
harta benda.
3. Yang
dibutuhkan ulama untuk berdakwah hanya katakan yang benar adalah benar dan yang
salah adalah salah dengan cara NU.
4. Kemudahan
tergantung kepada niat. Niat itu bisa diwariskan. Seperti Kebesaran Pondok
Pesantren Tambakberas karena keikhlasan niatnya para masayikh dahulu.
5. Jabatan
dunia ada batasnya sedangkan jabatan akhirat tanpa batas, selamanya akan
dikenang.
6. Peran
rosul saat ini adalah muallim yang dengan ikhlas mengamalkan ilmunya.
7. Luangkan
waktu sedikit saja untuk mengajarkan Al-Quran, meskipun kepada anak kecil.
8. Tanamkan
dalam jiwa santri, bekerja untuk allah membuat hidup terjamin, dunia dan
akhirat. Kelihatannya hal ini tidak masuk akal tapi ini nyata.
9. Teori
keberhasilan dakwah Wali Songo adalah siang tersenyum dengan manusia dan malam
menangis kepada allah karena kwatir ilmunya tidak manfaat.
10. Kamu
harus bisa membedakan antara masyayikh dunia dengan masyayikh akhirat.
No comments:
Post a Comment